Ngopi Ketan, Ala Mulyadi Kepala PLP Kelas II Tanjunguban

Kepala PLP Kekas II Tanjunguban, Mulyadi, S H., M.H., didampingi Pj. Sekda Bintan, Ronny Kartika saat diwawancarai, Selasa 20/12/2022 ( F. Patar Sianipar)

Bintan, Kepri – Ngopi Ketan, (Ngobrol Pimpinan untuk Kemajuan Bintan) yang diinisiasi oleh kepala PLP Tanjunguban, Mulyadi, S H., M.H., dilaksanakan di anjungan Kapal Negara KN Kalimasadha P.115 yang tengah bersandar di dermaga pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban, Selasa (20/12/2022) pagi.

Mulyadi mengatakan dalam sambutannya, bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan ini, adalah bagaimana langkah yang akan dicapai untuk kemajuan di Bintan, dan juga bersinergi, berkolaborasi dengan pemerintah daerah instansi terkait maupun stakeholder untuk bersama-sama dalam rangka mensukseskan angkutan Natal dan Tahun Baru, khususnya di Kabupaten Bintan.

“Diharapkan pada kegiatan Ngopi Ketan didapatkan saran, pendapat dan sinergitas untuk kemajuan Bintan dari seluruh unsur pimpinan yang ada di wilayah Kabupaten Bintan,” tuturnya

Foto bersama seluruh pimpinan yang hadir bersama tokoh masyarakat usai kegiatan Ngopi Ketan, Selasa 20/12/2022 (F. Patar Sianipar)

“Untuk itu, saya mengharapkan arahan dan petunjuk dari Bupati Bintan, guna sinergitas kemajuan Bintan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan yang diwakili Pj. Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang di inisiasi pimpinan KPLP ini, dan baru pertama ada dilaksanakan di Bintan.

“Kegiatan seperti ini kiranya dapat meningkatkan semangat dan etos kerja para pimpinan yang ada di wilayah Bintan,” tuturnya.

‘Untuk kolaborasi keamanan dan kemajuan di Bintan, bukan hanya unsur pimpinan saja yang berperan, namun seluruh masyarakat Bintan,” paparnya.

Usai pertemuan, dilanjutkan dengan peninjauan ke kapal KN Sarotama yang juga posisi berlabuh.

Patar Sianipar

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.