Kejari Lingga berharap siswa menjadi pioner yang taat hukum dan generasi yang berintegritas

Lingga,bnn – Kejaksaan Negeri (Kajari) Lingga melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah ( JMS ) berharap kepada peserta didik setelah diberikan sosialisasi penerangan penegakan hukum, kedepannya dapat menjadi pioner-pioner yang taat hukum dan berintegritas.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lingga, Efan Afturedi, pada selasa ( 19/9/2017) saat menjalankan Program Jaksa Masuk Sekolah di-SMP Negeri 002 Dabo, yang merupakan sekolah yang ketiga dalam program JMS, sebelumanya telah terlaksana di SMA Negeri 01 Singkep dan SMA Negeri 01 Singkep Barat. Kemudian  rabu ini (20/9) di SMP Negeri 01 Singkep.

Progaram JMS sudah di gulirkan sejak tanggal 18 nopember tahun 2015 lalu, merujuk surat Jaksa Agung no. Kep/ 184 /A/GA/11/2015 Tentang Pembentukan Tim Jaksa masuk sekolah, ini berkorelasi dengan pasal 30 ayat 3 hurup a, UU no 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik indonesia, Ujar Efan.

“Kejaksaan berkewajiban untuk melakukan sosialisasi hukum ataupun prodak perundang-undangan guna meningkatkan kesadaran hukum dimasyarakat dalam bentuk kegiatan penerangan,”katanya.

Dirinya mengaku dalam menjalankam program JMS di tahun ini, Kejari Lingga baru bisa menjalankannya di empat sekolah saja, untuk tahun berikutnya Program JMS dapat menjangkau di luar pulau singkep, seperti di Wilayah Daik dan sekitarnya.

Adapun materi yang di sampaikan kepada peserta didik, untuk Tingkat SMP/Sederajat, yakni seputar mengenai tentang institusi lembaga kejaksaan itu sendiri, dengan mengenalkan kelembagaan kejaksa itu sendiri, yang merupakan bagian dari aparat penegak hukum NKRI ini, dengan tujuan nantinya para siswa akan lahir generasi generasi yang bercita cita menjadi jaksa jaksa penegak hukum yang baik.

Selain itu juga peserta didik di berikan pemahaman materi tentang Anti korupsi, bahaya narkoba, bahaya pornografi dan anti bullying cybercrime kejahatan dunia maya, " thema thema ini memang sangat aktual sekali untuk saat ini, banyak kita saksikan, ini kita kenalkan kepada siswa, jangan sampai terjadi pada peserta didik, Efan berharap.

Untuk penyampaian materi bagi siswa SMA/sederajat, lebih banyak di berikan kesempatan berdialok, dan memutar film dan mengomentarinya, tutup Efan Apturedi .( juhari )

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.