Vaksinasi Di Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara

Harlianto S.Kom, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, saat mengunjungi kegiatan Vaksinasi di Tanjunguban (Foto Dok. Silabusnews.com)

Silabusnews.com, Bintan –  Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Vihara Dharma Shanti Tanjunguban yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dilaksanakan Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Bintan selama tiga hari, dimulai Jum’at(04/06/2021)

Ketua Vihara Dharma Shanti Tanjunguban, Anthonie Han mengatakan, tampak antusias warga untuk mengikuti vaksinasi yang akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai hari ini Jumat (04/06), Sabtu (05/06) dan Senin (07/06).

Hal ini saya katakan antusias, karena masyarakat yang mengajukan sebagai calon penerima vaksin lebih kurang 500 an orang.

“Lebih kurang dari 500 an orang yang mendaftar,” ujarnya.

Kita tetap menekankan suoaya masyatakatvtmyang akan melakukan vaksinasi, tetap mematuhi Protokol kesehatan yang ketat, dimana sebelum menerima vaksin, masyarakat diwajibkan memakai masker, kemudian mencuci tangan.

Selanjutnya masyarakat menunggu antrean di tempat yang sudah diatur berjarak sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Bahkan, penerima vaksin dibatasi jumlahnya, perharinya 200 penerima vaksin, dengan pembatasan pelayanan vaksin di lokasi sekira 50 orang per jam.

Dikegiatan vaksin ini, tampak hadir Anggota Komisi I DPRD Kepri, Harlianto. S.Kom, dan mengucapkan terimakasih ke Pemerintah Provinsi Kepri dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri serta Puskesmas setempat yang sudah mendukung kegiatan vaksinasi di vihara Dharma Shanti Tanjunguban ini.

“Vaksin yang diberikan ke masyarakat atas kerjasama dan dukungan pemerintah provinsi yakni vaksin Sinovac,” ujarnya
Diakuinya, awalnya sulit menyakinkan masyarakat untuk melakukan vaksin.

“Masyarskat kebanyakan ragu untuk divaksin, karena banyaknya informasi yang diterima tidak benar,” ujarnya.

“Walaupun begitu, bersama yayasan terus berusaha memberikan pemahaman, mengajak bahkan membujuk agar masyarakat mau mengikuti program yang ditetapkan pemerintah yakni melakukan vaksin,” paparnya.

“Terlihat antusias masyarakat sangat tinggi mengikuti kegiatan vaksinasi sekarang. Menurut data pendaftar, tidak hanya masyarakat Tionghoa, masyarakat muslim dan nasrani juga datang untuk divaksin,” ujarnya.

“Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggalakkan program vaksinasi di sekitar lingkungan tempat tinggal, agar masyarakat makin paham betapa pentingnya vaksinasi,” imbaunya

“Vaksin itu penting, untuk meningkatkan daya imunitas kita apalagi vaksin yang diberikan dibiayai pemerintah,” pungkasnya

PS**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses