Siswa SMA Diduga Dianiaya Kakak Kelas

Karimun,Silabusnews.com – Viral video penganiyaan seorang anak dikeroyok kakak kelasnya di Karimun . Korban mengaku sempat mengalami pukulan berkali-kali  pada saat kejadian. Kini dia mengalami trauma  akibat tindak kekerasan yang dia terima.

Arfeni (14) Siswa kelas I SMA swasta di Karimun , diduga dianiaya oleh kakak kelasnya  akibat pukulan dan ditendang.  “Adik ipar saya tidak tau apa apa dipukul  oleh kakak kelasnya Tri Saputra.  Padahal sebelumnya dia tidak mempunyai masalah atau pernah  dengan seniornya,” kata   Bily saat dilakukan konferensi pers ditemani oleh mertuanya di ruang Rapat Hotel Holiday, Rabu  (14/8/2019) Sore.

Billy menjelaskan, Kronologis kejadian itu sebenarnya Arpeni (14) adek ipar saya tidak kenal sama sekali yang namanya Tri saputra, Karena adek ipar saya baru kelas 1 SMA, sedangkan Tri Saputra (18) sudah kelas 3 SMA.

“Waktu pas kejadian awalnya dihari Rabu (7/8) itu, pas pulang sekolah adek ipar saya pulang dengan membawa sepeda motor. Mungkin,  ada ngeber temannya atau temannya ngeber balik atau bercanda gitu  tiba-tiba kejadian tersebut diketahui oleh yang namanya Tri saputra,” ujar Billy

Kemudian keesokan harinya lanjut Billy, Tri saputra  menyampaikan pesan ketemannya untuk menyampaikan ke Arfen ( adik ipar saya) , dia bilang jangan banyak gaya atau sok – sok banyak gaya. Jadi masalah itu selesai dihari Kamis, pas malamnya mereka adik ipar saya, ke kelenteng yang ada didaerah Meral, kelenteng Vira Sasadiva.

“jadi pas sampai disitu mereka melihat ada Tri Saputra dan akhirnya Arfen mendekati Tri saputra dan menanyakan sebenarnya ada masalah apa, karena pas Arfen datang ada teman tri yang bilang itu anaknya datang dan akhirnya Arfen mendekati, Tri tetap memarahi Arfen ‘jangan banyak gaya lah jangan sok’ an dan ini daerah baran’ ujar Tri,” terang Billy.

Pas pulang mereka makan, mereka ketemu lagi Arpen sama Tri saputra disitu. Namun tidak ada kejadian apa-apa, tapi keesokan harinya Tri Saputra ada mengirim pesan ke Arfen melalui WhatsApp, Arfen diajaknya berantam dan dimaki-maki dibilang anjing. Sambungnya.

Adek ipar saya tetap menanyakan sebenarnya ada masalah apa, tetapi Tri Saputra terus ngajak berantam, adek ipar saya sebenarnya tidak mau berantam. Dimalam harinya Arfen dan teman-temannya mendatangi rumah Tri Saputra untuk menyelesaikan masalah tetapi tidak diindahkannya sama Tri, jelas Billy.

“Tri Saputra malah memanggil teman-temannya untuk datang kerumahnya, ketika teman-teman Tri datang kurang lebih 20 orang disaat itu. Sementara itu,  teman Tri saputra bertanya sama Arfen sekarang maunya apa, Si Arfen menjawab saya mau menyelesaikan masalah saya mau damai dan saya sendiri juga tidak tau masalahnya itu apa,”  jelas Arfeni seperti yang diutarakan  kepada Billy.

Dikatakan Billy, Arfen baru anak sekolah 1 SMA sedangkan Tri kakak kelasnya Arfen terpaksa harus datang dari pada digebukin. Akhirnya teman yang tadi bertanya ke Tri saputra kamu maunya apa. Dia bilang saya mau menyelesaikan masalah diajak kelahi dulu.

Dan pada disaat itu, Arfen dibawa kekelentemg kuante oleh Tri saputra yang berada dibelakang rumah tri , setelah sesampainya dikelenteng, Arfen menjelaskan apa yang terjadi karena dia juga tidak mengerti apa-apa. Tri Saputra menjawab kita kelahi dulu dipaksa oleh Tri untuk berantam. Dan , disaat itu juga Tri sudah memanggil hampir 30 orang, ada yang putus sekolah, udah ada yang dewasa jadi disaat itu Juga Arfen dikerumuni, ungkap Billy.

“Mungkin kawan-kawan Tri Saputra sudah melihat Vidionya,  disaat itu Arfen ditarik ketempat yang agak kosong dan disitulah arfen digebuki sama Tri saputra. Arfen digebukin bukan kelahi seperti anak-anak biasa berkelahi, imbuhnya.

Arfen digebukin Kaya mau di matikan,  setelah dipukuli adek ipar saya selanjutnya, harus meminta maaf lagi dengan tri saputra,” terang Billy dengan nada kesal.

Jadi sebenarnya preman atau anak-anak dia (Tri Saputra) ia bisa menggumpulkan orang-orang untuk mengkerumuni adek ipar saya, dan tujuan Tri Saputra itu apa, memang waktu itu satu lawan satu tapi disaat itu anak seumur 14 tahun bisa berbuat apa sama ke 30 orang itu. Papar Billy.

Bily mengungkapkan, Ibunya Tri Saputra mengatakan kepada saya  bahwa anaknya Tri saputra anak yang paling baik dirumah tidak pernah ngapa-ngapain, Tapi. tingkah laku Tri Saputra sudah terekam dengan CCTV. Ujar Billy.

Setelah dipukul keesokan harinya adek ipar saya datang kerumah teman saya karena memang Arfen sering main kesitu kebetulan saya ada dirumah kawan saya, di waktu itu juga dia datang sambil bercanda Finsen ini abang sepupunya. Jadi sambil bercanda menayakan ‘fen kamu kenapa dipukuli sama orang’ tanya Finsen sambil bercanda, jelas Billy.

Arfen lalu menjawabnya iya, terus kamu ada mengadu sama orang tua gak. Arfen menjawab kalau saya mengadu sama orang tua saya diancamnya sama Tri Saputra untuk tidak ngomong sama orang tua, “Kalau sempat kamu ngadu sama orang tua kamu saya habisin kamu sekali lagi kaya gitu saya matiin kamu, itu ancaman Tri Saputra kepada Arfen. Jelas Billy.

“Sebenarnya itu omongan anak-anak atau orang dewasa,”  Dan lebih heranya itu saya dituduh ikut melakukan pengeroyokan dan pemukulan terhadap Tri saputra,
pungkasnya.

(Nababan)

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.