BATAM – Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP) Batam terus memperkuat transformasi layanan kesehatan melalui pengembangan teknologi medis canggih, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, serta integrasi sistem layanan digital. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung visi Batam sebagai kawasan investasi modern dengan dukungan layanan publik berstandar internasional.
Sebagai rumah sakit rujukan strategis di Kota Batam, RSBP Batam kini mengembangkan fasilitas kesehatan berbasis teknologi tinggi yang memungkinkan pelayanan medis lebih cepat, akurat, dan terintegrasi. Pengembangan tersebut juga mencakup layanan spesialis dan subspesialis, termasuk program fellowship kardiologi intervensi untuk penanganan penyakit jantung tingkat lanjut.
Penguatan teknologi medis ini bertujuan meningkatkan kualitas diagnosis dan terapi, memperluas akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat, serta mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke luar daerah. Selain itu, transformasi digital melalui sistem rekam medis elektronik dan layanan berbasis data diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih transparan, efisien, dan berkelanjutan.
Dalam mendukung tujuan tersebut, RSBP Batam telah dilengkapi berbagai teknologi medis modern seperti Cath Lab untuk tindakan kateterisasi jantung dan angiografi, CT Scan 128 Slices, USG 4D, ekokardiografi, Holter Monitor, MRI, serta radiologi modern guna menunjang diagnosis berbagai penyakit secara lebih cepat dan presisi.

Rumah sakit ini juga memiliki teknologi bedah dan terapi mutakhir seperti CUSA (Cavitron Ultrasonic Surgical Aspirator), ESWL untuk penghancuran batu ginjal tanpa operasi terbuka, laparoskopi, endoskopi, hingga teknologi fakoemulsifikasi dan YAG Laser untuk penanganan gangguan mata. Di bidang diagnostik, tersedia pula fasilitas PCR dan laboratorium modern, serta perangkat EMG, EEG, dan spirometri.
Kehadiran berbagai teknologi tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, antara lain meningkatkan keselamatan pasien melalui diagnosis yang lebih akurat, mempercepat waktu penanganan medis, serta memperluas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Selain meningkatkan kualitas layanan kesehatan, pengembangan fasilitas medis modern juga diyakini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ketersediaan fasilitas kesehatan berstandar tinggi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menarik investasi ke Batam.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pengembangan layanan kesehatan merupakan bagian dari strategi pembangunan Batam yang harus berjalan seiring dengan pertumbuhan daerah.
“Kita harus menyeimbangkan laju pertumbuhan dengan ketersediaan layanan publik agar semua berjalan kondusif,”
Amsakar juga menekankan komitmen BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di RSBP Batam secara menyeluruh.
“Kami ingin fokus membenahi kualitas pelayanan dan performa rumah sakit ini secara menyeluruh,”
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Melalui penguatan teknologi medis, modernisasi fasilitas, dan peningkatan kualitas layanan, RSBP Batam diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di wilayah barat Indonesia. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan yang tidak hanya unggul di sektor industri dan investasi, tetapi juga berpotensi berkembang sebagai destinasi wisata kesehatan atau medical tourism di tingkat regional.






