Batam, Silabusnews.com – Semangat membangun komunikasi yang sehat dan profesional kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang Pro Jurnalisme Media Siber (PJS) Kota Batam. Di tengah dinamika arus informasi yang semakin cepat dan kompleks, pengurus baru masa bakti 2026–2027 memilih membuka langkah awal dengan menjalin silaturahmi ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Selasa (12/5/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Ia menjadi simbol awal dari tekad membangun hubungan yang lebih kuat antara insan pers dan pemerintah daerah—dua elemen penting dalam menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPC PJS Batam, Jebril Malau, didampingi calon Sekretaris Berman Purba, Bendahara Purida Sitohang, Koordinator Liputan Sahat Sibagariang, serta sejumlah anggota lainnya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan, dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan.
Dalam pertemuan tersebut, Jebril Malau menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus baru. Ia menegaskan bahwa organisasi PJS Batam hadir bukan hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai kebenaran dan tanggung jawab publik.
“Di era digital seperti sekarang, informasi begitu cepat menyebar. Di sinilah kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar, berimbang, dan bermanfaat,” ungkap Jebril dengan penuh kesungguhan.
Ia juga menekankan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih erat antara media dan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi yang sehat akan melahirkan ekosistem informasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkualitas.
Sejumlah program kerja pun dipaparkan, mulai dari pelatihan peningkatan kapasitas jurnalistik, sosialisasi etika pers, diskusi publik terkait isu-isu strategis daerah, hingga pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Program-program ini diharapkan mampu melahirkan insan pers yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik.
Di sisi lain, Rudi Panjaitan menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh pengurus baru PJS Batam. Ia menilai langkah silaturahmi ini sebagai bentuk komitmen yang positif dalam membangun hubungan kelembagaan yang konstruktif.
“Media memiliki peran strategis sebagai pilar kontrol sosial. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan media yang menyampaikan informasi secara objektif dan edukatif kepada masyarakat,” ujarnya.
Rudi juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan positif yang dilakukan organisasi pers, selama sejalan dengan upaya menciptakan iklim informasi yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab.
Pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi ruang dialog yang hangat. Kedua belah pihak saling bertukar pandangan terkait tantangan dunia jurnalistik di era digital, termasuk pentingnya menjaga profesionalisme di tengah derasnya arus informasi yang kerap tidak terverifikasi.
Tak hanya itu, isu kerja sama publikasi media juga turut dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan, tanpa mengabaikan independensi pers sebagai pilar demokrasi.
Di penghujung pertemuan, harapan pun mengemuka—agar hubungan yang terjalin tidak berhenti pada pertemuan hari itu saja, melainkan terus tumbuh menjadi kolaborasi yang berkelanjutan demi kemajuan Kota Batam.
Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap berita yang tersaji, ada tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik. Dan ketika pemerintah serta insan pers mampu berjalan beriringan, maka harapan akan lahirnya ruang informasi yang jujur, sehat, dan mencerdaskan bukanlah sekadar mimpi. (QR)










