Pemuda Tanjung Uban Inginkan Honorer Yang di Berhentikan, Kembali Berkerja

Sejumlah pamuda Tanjung Uban saat di kantor Syahbandar UPP Kelas I Tanjung uban,foto Dok Silabusnews.com

Silabusnews.com, Bintan – Perbincangan hangat sejumlah pemuda Tanjung Uban mendatangi kantor syahbandar UPP Kelas I Tanjung Uban, terkait tiga orang Honorer di berhentikan kerja,Senin 1/2/2021,Siang.

Kahadiran Pemuda Tanjung Uban di Kantor Syahbandar  untuk mengklarifikasi adanya tiga orang anak-anak Tanjung Uban yang di berhentikan kerja tanpa alasan yang jelas.

Setelah tiba di kantor Syahbandar di sambut baik oleh tiga Kasi, Kepala Fasilitas Pelabuhan Robin Nadapdap Kepala Seksi Kesyahbandaran
Lina Lusiana S.AP.M.H.dan Kasi TU

Robin Fajar Nadapdap,mengatakan bahwasanya Kepala UPP Kelas I Tanjung Uban
tidak berada di kantor,untuk itu kita menampung Aspirasi masukan yang di sampaikan,nanti setelah itu kita sampaikan,” paparnya.

Saat pertemuan tiga kasi Syahbandar UPP Kelas I Tanjung Uban bersama sejumlah pemuda Tanjunguban klarifikasi terkait tiga orang Honorer yang di berhentikan,foto Dok Silabusnews.com

Ketua PAC Perpat Bintan Utara Darsono, sangat menyayangkan kebijakan kepala syahbandar UPP Kelas I tanjung uban yang memberhentikan tiga orang honorer anak Tanjung Uban, bahkan diantara yang tiga orang itu sudah lima Tahun bekerja sejak dari Tahun 2016 awal,tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya dan tanpa alasan langsung di berhentikan.

Menurutnya jika memang di keluarkan dari pekerjaannya ada tahapannya bukan asal di berhentikan, atau sebelumnya ada surat pemberitahuan bahwasannya kontraknya tidak di perpanjang seharusya pemimpin itu sudah memahami apa yang harus di buat,”ungkapnya.

Namun itu kita berharap tiga orang anak Tanjung Uban tersebut di pekerjakan kembaili,mereka itu berpendidikan punya skil menyandang titel Sarjana.

Lanjut Darsono, seharusnya lebih perhatian sama Anak-anak Tempatan,di prioritaskan untuk bekerja, lagi pula kantor tersebut berdomisili di Tanjung Uban,”pungkasnya

Hal senada di sampaikan Boedak Kampung Tanjung Uban Hery Slenk mengatakan, sangat menyayangkan kejadian ini,sejak adanya Syahbandar di Tanjung Uban baru hal kejadian seperti ini, kita berharap jangan terunglang kembali.

Kita mau kampoeng kita ini kondusif nyaman dan aman tidak ada bising yang bising,kita berharap khususnya kepada kepala UPP Kelas I Tanjung Uban, Anak Tempatan itu di perhatikan dan di prioritaskan untuk bekerja, jangan asal berhentikan, yang di berhentikan itu di Pekerjakan kembali seperti semula,Pungkasnya

Sambung Ketua PAC Pemuda Pancasil Bintan Utara Miswanto, setelah mendengar adanya informasi pemberhentian kerja adek-adek kita ini,jiwa terpangil langsung turun mengunjungi rumah orang tuanya ,setelah mengetahui lebih jelas, kenapa di berhentikan dari pekerjaannya,sontak terkejut sementara yang di berhentikan itu adalah generasi muda generasi proaktif yang masi di bawah umur 30 Tahun dan lagi pula ber pendidikan Sarjana, lalu atas dasar apa pimpinan tersebut mengeluarkan adek adek kita ini di berhentikan.

,” Miswanto bertanya,ada berapa orang honorer yang ada di syabhandar ini? dan yang bekerja saat ini, sehingga adek Adek kita ini terkena imbasnya,seharusnya ada pertimbangan atau di evaluasi layak bekerja atau tidak,dengan alasan tidak memenuhi syarat.

Sangat di sayangkan dengan kejadian ini salah satu orang tua dari tiga orang yang di berhentikan tersebut mengalami struk,dan pada saat ini di rujuk ke Rumah Sakit Tanjungpinang,” tutupnya.(*)

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses