Pasien Meninggal Karena BPJS Menunggak , Dibantah

Di rumah duka.(f.agus. R untuk silabusnews.com)

Silabusnews.com, Tanjungpinang — Diduga tidak dilayani saat berobat karena BPJS Kesehatannya menunggak, istri seorang pekerja serabutan ini, Mirayanti warga Tanjung Siambang Pulau Dompak, yang berumur berkisar 26 tahun lebih meninggal dunia di rumah sakit umum daerah (RSUD) Tanjungpinang, Selasa (12/05/2020) akibat kejang-kejang.

Menurut informasi Susanto, abang almarhumah, adiknya saat sakit dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, Senin (11/05/2020) siang, dan sementara itu pembayaran BPJS dibantu oleh pihak kelurahan, namun dendanya belum di bayarkan.

Jadi saat proses dalam pembayaran denda ini, korban mengalami kejang-kejang dan akhirnya meninggal. Kita sangat menyayangkan, mengapa harus kelar dulu administrasi di BPJS baru mau ditangani, ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan almarhum sudah lama mengidap penyakit TBC namun tidak patuh dalam hal mengkonsumsi obat.

Jadi, Rustamn mengambil inisiatif menyuruh staffnya, menjemput almarhum dari Sungai Jang untuk dibawa ke rumah sakit agar dilakukan perawatan intensif.

Jadi, sebagaimana informasi yang beredar bahwa pihak Rumah sakit tidak melayani pasien yang menunggak BPJS nya, itu tidak benar.

“Tidak benar informasi nya, bahwa pihak Rumah Sakit, tidak melakukan tindakan pengobatan,” bantahnya

“Dan jika perawat keluar masuk keruangan pasien, itu kan untuk melihat perkembangan pasien agar dapat dikonsultasikan ke dokter yang menanganinya,.apa yang harus dilakukan Jadi bukan tidak ada tindakan,” jelasnya

Lebih lanjut, Rustam menyatakan bahwa pasien meninggal bukan mengidap Covid-19, namun riwayat sakitnya beliau mengidap penyakit TBC dan sudah lama, namun tidak rutin mengkonsumsi obat.

“Jadi, pihak Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang, bukan tidak melayani pasien tersebut,” pungkasnya.

(Patar Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses