oleh

Musrenbang Kecamatan Binut, Masukan Dari Semua Unsur Sangat Diharapkan

Plt Camat Bintan Utara, Deny Irman Susilo, S.Kom saat pembukaan Musrenbang Kecamatan Bintan Utara di gedung Nasional Tanjunguban, Rabu 9/2 Foto Patar Sianipar

Silabusnews.com, Bintan –Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tahun 2023 Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan resmi dibuka oleh Plt Camat Bintan Utara, Deny Irman Susilo, S.Kom., dengan dihadiri anggota DPRD Bintan, Kepala OPD kabupaten Bintan, Kepala Bapelitbang Bintan, Kafasarkhan Mentigi, Kapolsek, lurah dan Kepala Desa se-Bintan Utara , tokoh masyarakat, tokoh pemuda, forum RT/RW, yang dilaksanakan di Gedung Nasional Tanjung uban, Rabu (09/02/2022) pagi.

Dalam sambutannya, Deny mengatakan
kegiatan musrenbang ini merupakan agenda rutin tahunan, dimana melalui kegiatan musrenbang ini setiap tahunnya kita telah menampung berbagai usulan, menampung aspirasi masyarakat, dan melalui kegiatan ini pula pemerintah daerah membuat rencana kerja pada tahun berikutnya.

“Kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat RT/ RW, Kelurahan Desa, Kecamatan, sampai tingkat kabupaten. Dimana hal ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan masukan kepada pemerintah, Provinsi dan pemerintah pusat, sebagai data awal dalam menyusun rencana kerja pemerintah,” jelasnya.

“Hal ini bertujuan untuk mendapatkan keselarasan antara rencana kerja pemerintah daerah dan rencana kerja pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kedua, bahwa pelaksanaan kegiatan musrenbang kecamatan ini dimaksud untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah kecamatan Bintan Utara dalam menyusun usulan skala prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2023, sedangkan sasaran pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan Kecamatan berpedoman pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang mendasar,” lanjutnya.

“Ada beberapa isu yang terjadi di kecamatan Bintan Utara, yang pertama peningkatan ekonomi masyarakat yang terdampak covid 19, yang kedua pembangunan fisik maupun nonfisik yang ketiga kebutuhan lahan pemakaman Kecamatan Bintan Utara, dan yang keempat yaitu pengelolaan aset yang masih perlu diatur mekanismenya, agar dapat terjaga dan terawat dengan baik,”paparnya.

“Berkaitan dengan hal tersebut, maka masukan dari semua unsur sangat diharapkan, sehingga musrembang Kecamatan ini menjadi lebih bermakna tepat sasaran, dan kegiatan musrembang ini merupakan media utama konsultasi publik sebagai bagi segenap pelaku kepentingan untuk menyelaraskan menyelaraskan pembangunan di wilayah kecamatan Bintan Utara,” pungkasnya.

Penulis: Patar Sianipar

Editor: Crates

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.