Hery Sugianto (Adek) memasang bendera di kendaraan yang dihentikan saat melintas (Foto Patar Sianipar)
Silabusnews.com, Bintan – Menjelang HUT RI Ke 75, Boedak Kampoeng Tanjunguban, Bakti sosial berbagi 300 masker dan 200 bendera merah-putih bagi pengguna kendaraan roda dua, di Jalan Permaisuri Tanjunguban, Minggu (16/08/2020) sore.
Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, di saat pandemi Covid-19 ini, tidaklah menyurutkan semangat kebersamaan, Boedak Kampoeng Tanjung Uban turut ambil bangian dalam menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Heri Sugianto yang akrab disapa Adek menyampaikan,sejarah,mengingat semangat perjuangan para leluhur kita,tidak mengenal pantang mundur menjelang detik-detik kemerdekaan, ini hari bersejarah buat seluruh rakyat Indonesia di mana pun berada,harus tetap di peringati, mengingat belakangan ini, sudah semakin memudarnya rasa nasionalisme bernegara.
Pada saat pembagian masker dan bendera Merah Putih, Boedak Kampoeng Tanjunguban juga memutar lagu-lagu perjuangan, dengan maksud untuk menggugah semangat nasionalisme masyarakat melalui lagu perjuangan, agar lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia, jelasnya
“Namun dengan situasi pandemi saat ini, kami menyemarakkannya selain memutar lagu perjuangan, kami akan berpartisipasi berbagi masker dan bendera merah putih bagi pengemudi kendaraan yang tidak memasang bendera,” ujarnya
Sementara itu juga disampaikan Deny Irman, bahwa untuk keesokan harinya, pada tanggal 17 Agustus 2020, selepas detik-detik proklamasi dan pembacaan teks proklamasi, yang ditandai dengan penekanan tombol sirene, Boedak Kampoeng akan melakukan penaburan bunga di Taman Makam Pahlawan Dwi Kora Tanjunguban, sebagai bentuk ungkapan terimakasih atas pengorbanan para pejuang yang telah mendahului kita,paparnya
Brigadir Andika, Bhabinkamtìbmas Tanjunguban Selatan turut hadir pada kegiatan yang digelar Boedak Kampoeng, dan menyampaikan himbauan dari Polsek Bintan Utara, agar seluruh masyarakat Tanjungban untuk keesokan harinya (17/08/2020), sekira pukul 10.17 – 10.20 WIB, secara bersama-sama turut merayakan kemerdekaan dengan cara berdiri ditempat, selama tiga menit, yakni pada saat sirene dibunyikan.
Dan juga, mengingat sekarang masih dalam suasana pandemi Covìd-19, dihimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Walaupun saat ini, kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, atau yang sebelumnya disebut new normal, kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan sesering mungkin untuk mencuci tangan dengan sabun menggunakan air yang mengalir, dan yang terutama tetap menjaga kesehatan tubuh” pungkasnya.
(PS)






