Menguak Fakta Perlakuan Keji Pembunuh Gadis Malang

Foto Bersama Keluarga Korban saat Silabusnews.com. Berkunjung ke rumah Orang tuanya. Foto: Dok Silabusnews.com

Silabusnews.com, Kayong Utara – Simpang siur asumsi dan opini warga tentang kematian gadis bernasib malang bernama Aling alias Agustina (23),  yang mayatnya di temukan warga pada 12/10/2020 lalu, dengan kondisi mengenaskan dalam perkebunan, masih menjadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat maupun Warga Net, khususnya yang berada di Kecamatan Simpang Hilir.

Dikalangan warga berkembang asumsi yang beragam, ada yang menyebutkan motif pembunuhan tersebut karena adanya cinta segitiga, ada yang berpendapat kalau itu korban begal dan sebagainya.

Silabusnews.com mencoba menelusuri opini-opini yang berkembang di masyarakat, untuk mengumpulkan cerita dan kronologis sesungguhnya apa sebetulnya yang terjadi dibalik kematian Aling.

Salah satu paman korban (Aling),  yang sebelumnya kerap berkomunikasi dan tempatnya mengadu Yohanes Mulyadi, yang diwawancarai Silabusnews.com melalui sambungan WhatsApp menuturkan, bahwa kematian Aling karena ada unsur kejahatan pelaku dan bukan karena adanya hubunga cinta atau perselingkuhan seperti asumsi warga.

“Kalau cerite pada dasarnya Aling ada menawarkan motor ke beberapa kenalannya,  bahwa dia mau jual motor CF nya,  barangkali ada yang mau,” Mulyadi tuturanya via WhatsApp Minggu (01/11/2020).

Menurut Mulyadi, dari situ lah kemungkinan korban (Aling) minta bantuan ke AG, dan AG bersedia menjualkan motor CF,  milik korban. Soal berapa harga yang terjual Mulyadi juga tidak menyebutkan persisnya, yang hasil penjualan itu korban berniat mengganti motor baru.

“Uang penjualan motor Suzuki CF untuk dijadikan DP pengambilan kredit motor baru di dealer,” lanjutnya

Masih penuturan Mulyadi bahwa Aling hendak credit motor di Teluk Melano, namun oleh AG menyarankan agar ambil di Ketapang, dengan alasan lebih mudah dan cepat, sehingga korban menuruti begitu saja.

” Aling jual motor CF nya lewat AG, dan uangnya di tangan si AG, karena Aling mau beli motor (kredit) di Melano saja,  namun AG bersikeras ngajak beli ke Ketapang dengan alasan prosesnya cepat selesai,” tuturnya

Dikatakan Mulyadi, uang yang di pakai DP tidak semua dari penjualan motor CF tersebut, hanya sebagian jadi saja dan sebagian di tahan AG.

” Bisa cek ke Leasing, berapa DP motor Aling nya,” lanjutnya

“Bukan hanya uang hasil penjualan motor di tahan AG.. namun Uang Pembayaran Kredit selama dari awal kredit motor yang Aling setor lewat AG tidak di setorkan AG juga. Awalnya Aling mau Setor langsung tranfer lewat Bank ke Lesing, namun AG janji mau bantu setorkan lewat dia (AG) saja, karena diakan bolak balik ke Ketapang Bawa Travel,” jelasbya kebih lanjut .

” Karena motor mau di tarik Leasing, Aling ribut sama AG, dan mengancam AG untuk  dilaporkan ke Polisi dan di adukan ke saya,”sambungnya.a

“Dari peristiwa itulah AG panik, dan menghabisi nyawa korban, ” jelasnya .

Namun untuk motif sesungguhnya Mulyadi mengatakan bahwa Pihak Penyidik Kepolisian lah yang lebih tau untuk hal tersebut.

Dari keterangan Mulyadi bahwa antara keluarga korban dengan AG sudah saling mengenal.

“Aling dan ibunya  sering bolak balik Melano-Ketapang dengan travel si AG, .Mereka sudah sangat mengenal keluarga kami,” papar Mulyadi.

Mulayadi juga mengatakan bahwa Sebetulnya Dalam waktu dekat ini Aling akan melangsungkan pernikahannya dengan pacarnya yang saat ini kerja di Malaysia.

“Ini bukti percakapan saya dengan korban saat korban meminta bantu pada saya selaku Pakde nya, untuk pembuatan Paspor nya dan akan ke Malaisya sekaligus melangsungkan perkawinan dengan calonnya selepas Imlek,” pungkasnya

Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian.

Sebelumnya dari Polres Kayong Utara akan menggelar Konferensi pers pada Senin ini 02/11/2020, namun karena ada sesuatu hal, acaranya diundur.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo,S.I.K melalui Paur Humas saat di konfirmasi menyampaikan penundaan tersebut.

“Giat press Conf besok, tidak jadi bang dan hari pastinya akan diinfokan lebih lanjut, trimakasih.” Kata IPTU Jaminto Paur Humas melalui sambungan WhatsApp 01/11/2020.

Penulis: Ali

Editor:Patar. SP

revisi iklan dan medsos
revisi iklan dan medsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.