oleh

Lecehkan Profesi Wartawan Oknum Provos Diduga Beckingi Bandar Kafe

Kafe Remang milik Samhari di Sukadana” foto Dok Silabusnews.com

Silabusnews.com, Kalbar, Kayong Utara – Salah satu oknum Provos Polres Kayong Utara Polda Kal-bar Diduga Lecehkan Wartawan, lantaran dipicu oknum diduga membekingi bos (bandar) di salah satu Kafe pada Jumat (03/12/2021).

Hal itu diungkapkan SS Wartawan MitraBhayangkara yang bertugas di Kayong Utara kepada media ini.

“Kejadian sekira pukul 13.20 wib pada hari Jumat tanggal 3 Desember yang lalu, saat di mapolsek Sukadana Kecamatan Sukadana,Kabupaten Kayong Utara Kalbar,” ungkap SS.

Di tuturkan SS bahwa oknum Provos yang mengaku Anggota Paminal Polres Kayong Utara berinisial DS melontarkan ucapan yang tidak pantas pada dirinya saat saat mendampingi ID seorang Ladys Club (LC) yang hendak membuat laporan di Polsek Sukadana terkait kasus dugaan perampasan.

” Saya mendampingi ID untuk buat laporan di Polsek Sukadana atas dugaan perampasan, (penyitaan HP Privasi milik korban ID tanpa adanya hitam diatas putih atau putusan tetap dari pengadilan,”tutur SS.

Oknum provos tersebut datang ke Polsek Sukadana dengan tidak berseragam Polisi mengenalkan diri sebagai Paminal Polres Kayong Utara dan turut campur dalam permasalahan sipil.

Kedatangan DS diduga lantaran ada yang menghubunginya.

“Saat proses hendak membikin laporan di Polsek Sukadana oknum Provos tersebut datang dan terindikasi membela Damhari (Bandar Kafe remang – remang) pelaku penyitaan HP milik ID yang juga anak buahnya tersebut,” lanjut SS.

Terjadi adu argumentasi antara oknum Provos dan SS, dan sempat direkam oleh SS karena melihat gelagat dan bahasa oknum yang agak janggal dan memihak.

“Saya merekam pembicaraannya sebagai bukti pertanggung jawabannya namun oknum Provos tersebut sepertinya menghalang-halangi bahkan melecehkan propesi wartawan dengan mengatakan “Wartawan memperkeruh Kayong, merusak Kayong,”beber SS.

Ucapan Oknum yang menyebut Wartawan memperkeruh sangat aneh. Karena saat itu SS selaku wartawan mendampingi korban yang merupakan anak dibawah umur untuk bikin laporan di indikasikan memperkeruh.

“Sementara DS datang membela pelaku ada apa sebenarnya dan dia (DS red) selaku apa disitu, bukankah itu indikasinya hendak membeckingi pelaku,” tanya SS.

Selanjutnya pada Sabtu (04/12/2021) AS wartawan lain mengklarifikasi DS melalui telepon seluler, DS membantah hal tersebut, dan berbeda pernyataan awalnya.

” Yang awalnya memperkeruh namun dia mengatakan jangan memperkeruh,” kata AS.

Kemudian AS meminta penjelasan dan maksud memperkeruh, namun Oknum DS malah mengancam akan mencari AS sebagai wartawan yang mengkomfirmasi dia.

Dilain pihak, pantau media ini Samhari (bos Kafe) sudah beberapa kali berurusan dengan Polisi dalam beberapa kasus, diantaranya kasus anak dibawah umur, kekerasan terhadap LC dan penggerebekan LC(pekerja Samhari) di penginapan Kapuas Kayong 2 di Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir oleh warga .

Terakhir dugaan perampasan (penyitaan HP) tanpa kewenangan namun tidak tersentuh hukum bahkan seperti kebal hukum.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo,S.I.K., M.Hum saat di konfirmasi mengatakan, akan menelusuri laporan yang disampaikan pada nya.

” Informaai dari mbak S demikian, saya masih meminta info masalah Cafe nya. Kalo untuk perilaku yang menyinggung, yang bersangkutan bisa laporkan langsung ke Propam Polres Kayong,” kata AKBP Bambang.

Penulis: AM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.