oleh

Kayong Utara Meraih Juara Umum Kejuaraan Tinju Dandim Cup Ketapang

Damianus Pelatih Tinju (baju biru kiri) foto bareng para atlet tinju Kayong Utara” Jumat 26/11/21 foto : Ali Silabusnews.com

Silabusnews.com, Kalbar, Kayong Utara – Kontingen Pertina Kayong Utara telah mengembalikan dominasinya sebagai gudang petinju di kalbar. Tidak ingin kalah dengan senior nya Daud Yordan yang mengalahkan petinju Thailand pada tanggal 19/11 lalu, para junior nya di arena amatir juga ikut termotivasi juga, hal itu iungkapkan Damianus Yordan selaku Pelatih.

“Para Petinju kita telah membuktikannya pada kejuaraan tinju Dandim Cup yang baru saja berakhir secara resmi pada Jumat sore ini,” ungkap Damianus Jumat ( 26/11/2021 ).

Kejuaraan tinju yang diikuti oleh 6 kabupaten kota se-Kalbar menempatkan Kayong Utara sebagai juara umum dengan meraih 7 medali emas,3 perak dan 2 medali perunggu.

Sedangkan peringkat ke dua di raih Kubu Raya dengan 3 medali emas, dan juara umum ketiga jatuh ke Kapuas Hulu.

Kayong Utara meraih medali emas melalui Fransiskus Reno Yordan (kelas 45 Kg), Jhon Vanto Nilo(kelas layang 48 kg), Ferderick Abie (kelas 48 junior), Rahman (kelas 48 kg senior), Juliaonto Seji (kelas terbang 52 Kg junior), Fahri Hamzah (kelas 52 Kg youth), Calvin Purnama (kelas terbang 51 kg senior).

“Sedangkan medali perak di rebut oleh Irawan (kelas ringan 60 kg), Julio (kelas Welter 67 kg)dan Roni (kelas bantam 54 Kg), perunggu di rebut oleh Bagus,dan Tri Hezi,” kata Dami panggilan Akrabnya.

Menurut Damianus Yordan pelatih yang mendampingi atlet Pertina KKU ke Ketapang menilai ada kemajuan pesat anak anak didiknya.

Kedepan Dami berharap Kayong masih bisa meraih prestasi walaupun dia sendiri sudah tidak menjabat ketua KONI di kayong.

“Saya ingin mempersembahkan kenangan terakhir untuk Kayong sebelum saya mundur dari ketua KONI,” ujar Dami.

Untuk di ketahui KONI Kayong Utara akan berakhir awal tahun 2022.

“Saya tidak akan maju lagi untuk kedua kali karena bagi saya prestasi tertinggi KKU di Porprov adalah urutan ke 7 dari 14 kabupaten kota se-Kalbar, jadi saya ini hobynya mencari tantangan baru. Tahun 2005 saya pindah ke Kayong dengan tidak ada peralatan bagus tapi bisa merebut juara umum tinju, bisa mencetak juara daerah ,nasional,dan dunia.jadi di tempat yang tidak ada sarana pun saya bisa menjawab tantangan,”ujarnya.

Dami berharap, atlet tinju dan pelatih dari KKU yang sudah meraih juara umum dapat apresiasi Pemda Kayong, baik Buapti,KONI dan Dispora nya.

“Serta tentu masyarakat kayong,” pungkasnya.

Penulis: AM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed