oleh

Kajari Bintan Sosialisasi Kampung Restorative Justice

Kajari Bintan bersama Plt Camat Bintan Utara Deni Irman Susilo, Lurah Sekecamatan Binut, Kades, Karang Taruna dan RT usai sosialisasi” Kamis 3/1 di Ruang rapat Kelurahan Tanjunguban Kota, foto dok Silabusnews.com

Silabusnews.com, Bintan – Kejaksaan Negeri Bintan sosialisasi tentang Penyelesaian masalah hukum Tanpa di bawa ke persidangan dengan sebutan Kampung Restorative Justice di ruang rapat kelurahan Tanjung uban kota, Kecamatan Bintan Utara” Kamis 3/2.

Acara sosialisasi Kampung Restorasitive Justive di hadari oleh Plt Camat Bintan Utara Deni Irman Susilo S.kom, Kanit Binmas Polsek Bintan Utara AKP Edison, Lurah sekecamatan Bintan Utara, kepala Desa, Karang Taruna dan RT.

Kejari Bintan Melalui jaksa fungsional Eka Waru Wu, menjelaskan tentang Sosialisasi kampung Restorative Justice ini adalah penyelesaian masalah hukum tanpa dibawa ke persidangan istilahnya sesuatu ada masalah sengketa dengan tetangga dapat diselesaikan dengan secara perdamaian antara cara pihak korban dengan pelaku mempertimbangkan permasalahan yang terjadi hendaknya dapat diselesaikan dengan secara kekeluargaan.

Lalu apa hubungannya dengan Kampung restorasi Justice kondisi geografisnya melihat daerah Bintan ini adalah banyak dikunjungi para pelaku usaha dari luar daerah sehingga dengan adanya Kampung Restorative Justice ini kampung itu sendiri kedepan kondisi semakin baik apalagi pada saat ini progres pembangunan jembatan Batam – Bintan. Kabupatan Bintan ini akan semakin maju maka potensi-potensi lingkungan hidup bermuara ke permasalahan hukum menjadi normal.

Masih lanjut Eka restorasi Justice ini di dalam penanganan perkara khususnya pada kejaksaan Sudah beberapa kali sudah diterapkan kalau perkara hukumannya di bawah 5 tahun pelaku belum pernah melakukan kejahatan dan kerugian di bawah Rp. 2.500.000 maka dipertimbangkan perkaranya ke restorasi Justice,” papar Eka.

Ditempat yang sama Plt Camat Bintan Utara Deni Irman Susilo sangat mengapresiasi dan mendukung Program Jaksa agung melalui Kejaksaan Negeri Bintan terkait Program Restorative Justice.

Dengan adanya sosialisasi program Restorative Justice di Kecamatan Bintan Utara hendaknya penyelesaian permasalahan yang terjadi lebih mengedepankan rasa keadilan, manfaat dan kekeluargaan, sehingga penyelesaian permasalahan di masyarakat tidak sampai ke Pengadilan, terkait dengan mekanisme pembentukan Kampung Restorative Justice, pihak kecamatan dan kelurahan masih menunggu petunjuk teknis dari Kejaksaan Negeri Bintan,” ucap Deni.

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.