Ingat Apa Yang Telah DiBerikan Leluhur Kita

0
4

Alias Wello bersama pengurus IKSS Tanjungpinang dan Bintan saat ziarah di makam Daeng Celak dan Daeng Marewah. (f. Tim) 

Silabusbews.com, Tanjungpinang – Bakal Calon Bupati Bintan, Alias Wello yang akrab disapa AWe didampingi sejumlah pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, ziarah ke makam leluhurnya Daeng Marewah dan Daeng Celak di Hulu Riau, Tanjungpinang, Selasa (15/09/2020).

Kegiatan ini disebutnya sebagai perjalanan rohani, dilakukan usai menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang.

“Kita sebagai generasi penerus, wajib mengetahui dan ingat dengan para leluhur yang telah memberikan arti dan dapat kita nikmati sampai saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, AWe menjelaskan bahwa Daeng Marewah dan Daeng Celak adalah dua orang adik beradik berdarah Bugis yang pernah mengharumkan nama Kesultanan Riau – Lingga – Johor dan Pahang atas keberaniannya mengusir penjajah dari bumi Melayu ini.

“Daeng Marewah yang bergelar Kelana Jaya Putera itu, pernah menjabat Yang Dipertuan Muda Riau I 1721 – 1728. Selanjutnya, urusan pemerintahan dilanjutkan oleh adiknya Daeng Celak Yang Dipertuan Muda Riau II 1728 – 1745,” ujarnya.

Daeng Celak menikah dengan bangsawan Melayu, Tengku Mandak dan memiliki dua orang anak, yakni Raja Haji Fisabilillah, Pahlawan Nasional dan Raja Lumu (Sultan Salehuddin Shah), yang kemudian menjadi Sultan Selangor I (Malaysia).

Khususnya mewujudkan persebatian Melayu Bugis. Dan, memberikan konstribusi membangun emporium Melayu, kebesaran Melayu, Kerajaan Riau – Lingga – Johor dan Pahang.

“Dimana Emporium Melayu yang sangat terkenal dan sejajar dengan bangsa-bangsa di dunia,” ujarnya.

Persebatian Melayu – Bugis itu, kata AWe, dituangkan dalam sebuah perjanjian yang disebutnya sebagai Sumpah Setia Melayu – Bugis dan pernah dibacakan kembali saat kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Daik, Lingga beberapa tahun yang lalu.

Mudah-mudahan nilai luhur yang sudah diwariskan kepada kita, memberikan semangat juang, spirit membangun kampung halaman kita, Bunda Tanah Melayu di Provinsi Kepulauan Riau ini,” jelasnya.

“Disinilah mereka yang dimakamkan, mereka yang sepanjang hayatnya telah mendarmabaktikan hidupnya untuk kita semua,” pungkasnya.

(PS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.