Diare Massal, Dinkes Bintan Kirim Sampel Makanan Ke BPOM

Retno Riswati  S. SI., Apt., , Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan,

Bintan, Kepri – Pasca terjadinya diare massal yang terjadi di wilayah Kecamatan Bintan Utara, Kecamatan Seri Kuala Lobam dan juga Kecamatan Teluk Sebung, Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan telah mengirimkan sampel makanan ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan Batam.

Hal ini disampaikan Retno Riswati  S. SI., Apt., , Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, menyatakan, bahwa menyampaikan bahwa telah terjadi dugaan kasus keracunan pangan, pada sejumlah warga di wilayah, Kabupaten Bintan.

Retno menyampaikan, kejadian ini pertama srkali diterima laporannya pada hari Minggu tanggal 12 April 2026 pagi setelah beberapa orang mengalami gejala seperti mual, muntah, demam, dan diare (BAB encer > 3 kali sehari) setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan segera melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mengidentifikasi penyebab kejadian, sumber makanan yang diduga terkontaminasi, serta jumlah korban terdampak, hasil penyelidikan epidemiologi ini sebagai dasar tindaklanjutplolpll upaya yang akan dilakukan.

Selain itu juga telah dilakukan penanganan terhadap sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium dan saat ini sampel makanan telah dikirim untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium BPOM Batam lebih lanjut.

Seluruh pasien yang terdampak telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan dalam kondisi terpantau. Dinas Kesehatan juga berkoordinasi dengan pihak terkait, baik rumah sakit, puskesmas dan instansi lainnya, guna memastikan penanganan berjalan optimal serta mencegah kemungkinan kejadian serupa.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk memastikan makanan yang dikonsumsi dalam kondisi bersih, matang, dan higienis. Menghindari konsumsi makanan yang telah basi atau disimpan terlalu lama. Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, apabila mengalami gejala keracunan pangan.

“Berkenaan atas kejadian tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan akan terus memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat seiring dengan perkembangan hasil investigasi.,” pungkasnya.

Patar Sianipar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

News Feed