Setahun Menunggu, Air Dari PDAM Tak Kunjung Mengalir

Kantor PDAM Tirta Kepri Tanjungpinang (Foto Patar Sianipar)

Silabusnews.com, Bintan — 114 warga masyarakat di kampung KB, Kelurahan Tanjung Uban Kecamatan Bintan Utara, yang telah membayar uang Rp. 150.000, untuk mendapatkan aliran air bersih dari (Perusahaan Daerah Air Minum) PDAM, merasa kesal dan kecewa.

Pasalnya, kami sudah setahun menunggu aliran air, namun belum juga dapat menikmati, ada masalah apa, mengapa dari 114 rumah ada sebagian air yang mengalir ke rumah warga, dan ada yang tidak sama sekali, ujar sumber yang tidak mau namanya di sebutkan.

Asril, Plt PDAM Tanjung Uban ketika dikonfirmasi, menjelaskan bahwa proyek ini belum diserahkan dari PDAM Tirta Kepri, Tanjungpinang ke PDAM Tanjunguban, makanya belum dapat didistribusikan ke warga, Rabu ,(22/07/2020)

“Penyebab adanya warga yang mendapat dan tidak mendapatkan aliran air ini, disebabkan ada jaringan yang bocor ,sehingga air mengalir ke warga tidak optimal, bebernya.

“Kalau mengenai kebocoran saluran pipa ini, itu merupakan tugas rekanan untuk memperbaikinya, karena PDAM Tanjung uban, hingga saat ini menunggu surat pelimpahan berita acara dari PDAM Tirta Kepri di Tanjungpinang, yang mana hingga saat ini belum sampai ke kami,” terangnya.

Menurut informasi Sumber Daya Air Dinas Tenaga Kerja Umum ( PU) Kabupaten Bintan, Suroso, PU selaku yang melakukan lelang atas proyek pemasangan jaringan pipa PDAM bersubsidi ini, yang nilai pagunya sebesar 1 milliar, mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat penyerahan kepada PDAM Tanjungpinang

“Kita sudah serahkan 3 hari lalu, jadi sudah ada di PDAM Tirta Kepri,” ujarnya.

Sementara itu, Kamis 23/07/2020, ketika dikonfirmasi, Mamat selaku Direktur PDAM Tirta Kepri, membenarkan bahwa sudah menerima surat tersebut, dan masih mempelajari sebelum diserahkan ke PDAM Tanjunguban, pungkasnya.

(PS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses