Rakor 3 FW-LSM Se-Kalbar Vila Gunung Poteng Singkawang. Foto: Ali Silabusnews.com
Silabusnews.com,Kalbar,Singkawang – Rakor Forum Wartawan-LSM (FW-LSM) se-Kalbar ke-3 dalam rangka “Optimalisasi Peran Pers dan LSM Kalbar” dengan mengambil tema ” Kiat sukseskan dan komitmen pemenuhan pelayanan publik kepada daerah terpilih 2020″ dibuka langsung oleh Ketua Presidium FW-LSM Yayat Darmawi, SE,SH,MH., bertempat di Vila Gunung Poteng Singkawang, pada Sabtu(20/02/2021).
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh berbagai Awak Media dan LSM yang ada di Kalbar dan dari perwakilan beberapa kabupaten kota, turut hadir pula Kodim 1202 Kota Singkawang yang diwakili oleh Mayor Inf. Soharmoko selaku Kepala staf Kodim 1202.
Dalam sambutannya Mayor Inf. Soharmoko menyampaikan salam dan mohon maaf Komandan Kodim yang tidak dapat hadir, karena sedang ada tugas yang tidak bisa ditinggalkannya.
Dalam sambutan singkatnya, Mayor Inf. suharmoko mengapresiasi adanya Forum Wartawan-LSM dan berharap dapat bersinergi.
” Kami dari TNI dan saya pribadi berharap Forum ini bisa bermanfaat bagi Masyarakat, dan kami TNI juga butuh adanya forum, karena TNI bukan manunggal dengan rakyat saja, tapi TNI juga manunggal dengan Forum Wartawan dan LSM,” ucap Mayor Inf. Soharmoko.
Usai pembukaan, Ketua Presidium FW-LSM, Yayat Darmawi SE.SH.MH. kepada Awak media mengatakan bahwa kegiatan ini adalah merupakan rutinitas yang sudah terselenggara.
“Kali ini yang ketiga kegiatan Rakor forum wartawan dan LSM di Singkawang, yang pertama kita laksanakan di Pontianak, kedua kita lakukan di Sanggau,” ujar Yayat.
Yayat mengatakan setiap kegiatan momennya berbeda beda karena disetiap daerah gerakan forum wartawan dan LSM ini melakukan inovasi.
” Gerakan Forum Wartawan- LSM ini yang jelas adalah membela kepentingan masyarakat bangsa dan negara Indonesia diatas kepentingan semuanya. Oleh karena itu kegiatan ini tetap dan harus kita pertahankan disatu sisi, disisi lain kita juga membicarakan tentang visi kedepan bagaimana kita memperjuangkan sebuah penegakan supremasi hukum khususnya di Kalimantan Barat ini, mengedepankan faktor hukum sesuai dengan Undang Undang Dasar 45. Oleh karena itu fokus kita kepada kegiatan ini, kita melihat dan memandang dimana kepala-kepala daerah yang kita apresiasi adalah kepala daerah yang jelas-jelas mendukung kegiatan anti korupsi,” kata Yayat.
Kemudian Yayat menghimbau agar Pemerintah Daerah juga harus membuka diri kepada Media media Online dan LSM, dimana selama ini Pemda setempat yang hanya memperhatikan Media cetak dalam bentuk kerjasama melaksanakan pembangunan infrastruktur di daerah.
“Pemerintah Daerah tidak boleh membedakan, ketika Pers itu dalam bentuk cetak maupun Online, dalam kondisi Negara yang sudah semakin maju, maka pemerintah harus memperhatikan media media yang termasuk media Online. Dalam konteks hukum yang dimaksud disini bahwa jelas dalam Undang Undang juga tidak menyebut secara apesifik terkait dengan media cetak tetapi media secara keseluruhan, dalam arti profesi kewartanan. Kedepan perbedaan ini harus dihilangkan,” lanjut Yayat.
Yayat juga berharap melalui kegiatan rakor adanya peningkatan Kwalitas.
“Media dan LSM harus melakukan penyatuan persepsi dan bersinergi terkait profesi dan kinerja dalam peliputan maupun untuk mengontrol dan mengawasi kinerja Kepala-kepala daerah di Kalimantan Barat ini, karena perlu sinegitas antara sebuah kinerja dan pemikiran agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai dengan aturan, “Tuturnya.
Menyinggung Kejadian di Sintang Yayat mengatakan keprihatinannya.
“Kejadian di Sintang sangat memprihatinkan dan menyedihkan dari semua kalangan Pers, bukan hanya dari Forum Wartawan LSM saja, persoalan ini harus diselesaikan secara Nasional, ” katanya.
Ketua Presidium FW-LSM itu juga menyoroti adanya dugaan Kriminalisasi terhadap wartawan.
“Dari perspektif hukum persoalan di Sintang kaitan kriminalisasi yang sering disebut, itu tidak dibenarkan. namun jika perbuat itu murni perbuatan yang melanggar hukum harus di selesaikan secara hukum, Karena negara kita adalah negara hukum,” pungkas Yayat.
Penulis: Ali
Editor: Crates






