POLARISASI GAGALNYA PORPROV 2018.

POLARISASI GAGALNYA PORPROV 2018.

Bintan Silabusnews.Com – isu yang terekspos terkait gagalnya penyelenggaraan ivent 4 tahunan pekan olah raga propinsi, tidak membuat heran bagi KONI Kabupaten Bintan.

Instrumen pendukung yang telah di bahas dalam beberapa Kali rapat Koni Propinsi, yang juga telah berproses secara final sampai pada tahap perencanaan program anggaran yang di usulkan pada APBD Propinsi Kepri, luput dari konsentrasi igatan bahasan pada tingkat Perencana yang ada di DPRD propinsi dan juga tidak konsistennya Pemprov Kepri mengawal usulan KONI Propinsi Kepri, sampai pada tidak terselenggarakannya alokasi Supporting Dana kegiatan Koni,Pekan Olah Raga Propinsi 2018 ini.Hal ini membuat sekretaris umum Koni Kabupaten Bintan PATRISIUS BOLI TOBI/PETRICK gerah dan memberikan pendapat”ivent Olah Raga 4 tahunan ini sebaiknya di undur ke tahun depan.

Bung Petrick menambahkan, “bagaimana mungkin porprov ini dapat terlaksana secara baik ketika fasilitas berupa venue, dari hampir 50 % kebutuhan cabor yang di pertandingkan belum dapat Di selesaikan pengerjaannya oleh tuan Rumah Tanjung Pinang oleh karena ketidak pastian support dana dari Koni Propinsi .

saya sangat kewa kata petrick, ini adalah sebuah kegagalan yang terstruktur dalam memahami Undang – undang Olah Raga Nasional. Koni Propinsi dalam beberapa bulan yang lalu pada agenda Rakornas KONI di Jakarta juga hadir dan tentunya sangat memahami urgensi dari semua ivent Olah Raga yang memang suduh menjadi agenda  tingkat kabupaten,dan tingkat propinsi sampai pada tingkat Nasional, Porprov adalah invent Olah Raga 4 Tahunan, menuju Porwil dan kemudian ke PON 2020 di Papua.

Gagalnya penyelenggaraan Porprov Kepri yang saat ini mnjadi isu publik, akan berimplikasi pada runtut penyelenggaraan ivent Olah Raga lanjutan, dan ini berarti Propinsi Kepri telah juga mengukir sejarah baru pada pekan Olah Raga Propinsi yang Absence dari jadwal yang telah mnjadi agenda rutin 4 tahunan. .

Lanjut Patrisius Boli, Tidak perlu saling menyalahkan dalam situasi seperti ini, hanya saja ada bebera catatan yang menjadi referensi, kata bung boli, PB Porprov yang dalam hal ini sebagai penanggung jawab invent ini, perlu mengklarifikasi ke publik secara transparan.
1. Kenapa Pemprof gagal mengalokasi usulan pengajuan dana KONI propinsi, untuk support PORPROV 2018, pada bahasan ABPD murni.

2. Perlu di ungkap siapa saja anggota Legislative Propinsi kepri yang juga adalah bagian dari pengurus KONI propinsi yang tidak kooperatif malah terkesan menganulir usulan Dana KONI Propinsi dalam kerangka supporting pembiayaan PORPROV 2018”.
Tegas patrisius boli tobi saat di temui di kantor koni, jalan Alumina kijang kota kecamantan bintan timur,kabupaten bintan rabu 10/10/2018.(yogi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.