Bantuan BLT-DD Tak Kunjung Cair Puluhan Warga Sui Paduan Datangi Kantor Desa dan Nyaris Ricuh

Sarkawi(baju putih) didampingi Babinsa dan Babinkamtibmas dalam pertemuan dengan warga.(f. Ali, silabusnews.com)

Kayong Utara – Sekitar 30(Tiga puluhan) warga datangi Kantor Desa Sui Paduan, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, pada Kamis(16/07/2020).

Kedatangan warga untuk mempertanyakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang tak kunjung tersalurkan kepada warga keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdampak Pandemi Covid-19.

Kedatangan warga disambut langsung oleh Sarkawi, Kepala Desa Sui Paduan, dan diadakan diskusi dalam ruang aula Kantor Desa. Dalam diskusi terjadi perdebatan sengit antara warga dan Kepala Desa(Kades) serta Perangkat Desa, dimana warga sempat marah dan hampir terjadi kericuhan yang terpancing oleh operator yang emosi saat warga bertanya, untung saja kemarahan warga dapat diredam dan diskusi sempat disentikan.

Rusli Ramli, salah satu Tokoh Masyarakat saat diwawancarai menerangkan bahwa kedatangan warga ialah untuk mempertanyakan penyebab keterlambatan penyaluran bantuan BLT-DD tersebut.

” Apa yang menjadi penyebab keterlambatan ini, padahal di desa- desa tetangga sudah cair semua, sedang di desa ini dari tahap awal belum ada yang tersalur, maka itulah warga datang untuk mempertanyakan apa penyebabnya,” jelas Rusli Ramli.

Ia berharap agar hal ini segera di selesaikan dengan baik, jangan sampai terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

“Berdasarkan hasil rapat di Desa dikatakan bahwa data penerima sudah valid, namun belakangan ada penambahan KK sehingga penyaluran menjadi terlambat itu yang dipertanyakan warga ada apa sebenarnya,” imbuh Rusli.

Diskusi dilanjutkan setelah kehadiran Babinsa dan Babinkamtibmas desa Sui Paduan, dan disepakati dalam kurun waktu satu Minggu kedepan semua bantuan akan disalurkan.

Kepada awak media Sarkawi menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut karena adanya perubahan data.

“Kedatangan warga ini untuk mempertanyakan tentang keterlambatan penyaluran Bantuan, ada kesalah pahaman, mungkin karena ada berita-berita miring yang sampai pada warga, mereka mungkin salah dengar atau salah tanggap, sehingga mereka datang mempertanyakan kapan BLT-DD ini realisasikan,”jelas Sarkawi.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa telah disepakati dirinya meminta waktu satu Minggu kedepan semua bantuan BLT-DD akan di salurkan.

” Saya minta waktu satu Minggu, mudahan dalam waktu seminggu sudah bisa selesai, jika bisa lebih cepat maka akan upayakan secepat mungkin, namun jika melebihi waktu seminggu warga juga harus memaklumi,” jelasnya lagi.

(Ali.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses